14 Kasus DBD di Empat Lawang, Dinkes Ingatkan PSN Lebih Efektif daripada Fogging

14 Kasus DBD di Empat Lawang, Dinkes Ingatkan PSN Lebih Efektif daripada Fogging

14 Kasus DBD di Empat Lawang, Dinkes Ingatkan PSN Lebih Efektif daripada Fogging. (Poto: ist/ist)

EMPAT LAWANG, LINTASSRIWIJAYA.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang mencatat sebanyak 14 kasus demam berdarah dengue (DBD) sepanjang tahun 2025.

Peningkatan kasus ini mendorong Dinkes mengingatkan masyarakat untuk proaktif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sebagai langkah pencegahan utama.

Baca Juga: Dinkes Lubuklinggau Imbau Warga Waspada DBD dan Malaria di Musim Hujan

Baca Juga: Peningkatan Signifikan Kasus DBD di Empat Lawang: Masyarakat Diminta Waspada

Baca Juga: Musim Penghujan, Masyarakat Dihimbau Waspada Terhadap Penyebaran Penyakit DBD

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Empat Lawang, Kiki Nurhayati, menegaskan bahwa pemberantasan jentik nyamuk jauh lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan pengasapan (fogging).

“Penanggulangan demam berdarah yang paling efektif adalah dengan memberantas sarang nyamuk. Tempat berkembang biaknya nyamuk harus dibersihkan secara rutin,” ujarnya.

Menurut Kiki, fogging sebaiknya menjadi opsi terakhir karena hanya membunuh nyamuk dewasa, tidak memutus siklus penularan, serta berisiko menimbulkan resistansi insektisida dan dampak negatif bagi kesehatan.

Dinkes mengajak masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat melalui gerakan 3M: menguras tempat penampungan air, menutup rapat penampungan air, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti.

“Dengan PSN yang masif, kami berharap kasus DBD dapat ditekan sehingga masyarakat terhindar dari penyakit ini,” harapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *