Festival Rakit Hias 2025, Ribuan Warga Lahat Tumpah Ruah di Sungai Lematang

Festival Rakit Hias 2025, Ribuan Warga Lahat Tumpah Ruah di Sungai Lematang

Festival Rakit Hias 2025, Ribuan Warga Lahat Tumpah Ruah di Sungai Lematang. (Poto: ist/ist)

LAHAT, LINTASSRIWIJAYA.COM — Tepian Ayek Sungai Lematang lagi-lagi jadi magnet warga Kabupaten Lahat. Dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Pemkab Lahat bikin Festival Rakit Hias yang berlangsung Sabtu (23/8/2025).

Event ini dibuka langsung sama Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, SH, MH. Bukan sekadar lomba, festival ini jadi cara keren buat ngangkat kearifan lokal sekaligus ngenalin Sungai Lematang biar makin dikenal luas.

Baca Juga: Lomba Serapungan Musi 2024 di Kabupaten Empat Lawang Berlangsung Meriah

Dalam sambutannya, Wabup Widia bilang Sungai Lematang bareng Bukit Serelo udah jadi ikon penting kebanggaan masyarakat.

Rakit yang dulunya dipakai leluhur buat transportasi dan ngangkut hasil panen, sekarang comeback dengan vibes baru lewat festival penuh kreativitas.

“Festival rakit ini adalah warisan leluhur yang perlu kita jaga. Selain sebagai hiburan rakyat, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan kreativitas masyarakat,” ujar Wabup Widia.

Tahun ini, ada 34 peserta yang ikut lomba. Mulai dari OPD, kecamatan, sampai warga umum. Rakit-rakit mereka dihias dengan ornamen kece, mix antara tradisional dan modern, yang nunjukin betapa kayanya seni budaya Lahat.

Perlombaan start dari Bendungan Lematang dan finish di bawah Jembatan Benteng Lematang. Ribuan warga tumpah ruah di tepi sungai, bikin vibes makin rame. Pedagang kaki lima juga ikut cuan, buka lapak jualan di sekitar lokasi.

Nggak cuma nonton, Wabup Widia bareng tim BPBD juga ikut turun langsung ke sungai pake perahu karet, kasih semangat buat peserta.

Kadis Pariwisata Lahat, Djon Kenedy, SE, bilang Festival Rakit Hias punya nilai strategis. Bukan cuma hiburan, tapi bisa jadi magnet wisata yang bikin ekonomi daerah makin hidup.

“Kegiatan ini bukan sekadar melestarikan budaya, tetapi juga diharapkan dapat menarik wisatawan dari dalam maupun luar daerah, sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat Lahat melalui sektor pariwisata,” jelasnya.

Lewat festival ini, Pemkab Lahat pengen anak muda makin aware sama warisan leluhur. Rakit bukan cuma transportasi tradisional, tapi juga simbol identitas dan kekuatan budaya masyarakat Lahat.

“Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi anak-anak muda untuk mencintai budaya, sekaligus menjaga Sungai Lematang sebagai aset wisata yang harus kita lestarikan bersama,” tutup Wabup Widia. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *