Gaza Berdarah, 57.523 Tewas, Dunia Masih Bungkam

Gaza Berdarah, 57.523 Tewas, Dunia Masih Bungkam

Gaza Berdarah, 57.523 Tewas, Dunia Masih Bungkam. (Poto: ist/ilustrasi)

LINTASSRIWIJAYA.COM – Gaza menangis. Dunia masih bungkam. Sejak Oktober 2023, lebih dari 57.523 nyawa rakyat Palestina melayang akibat gempuran brutal militer Israel.

Setiap hari, derita baru bermunculan. Senin (8/7/2025), 105 jenazah kembali diangkat dari puing-puing, dan 356 orang terluka, menambah panjang daftar korban menjadi 136.617 orang yang kini hidup dalam luka dan trauma.

Baca Juga: Tangisan Gaza Tak Berujung: Lebih dari 57 Ribu Jiwa Terkorban dalam Serangan Brutal Israel

Baca Juga: Netanyahu Kunjungi AS Bahas Gencatan Senjata Gaza dan Pertukaran Tahanan

Kementerian Kesehatan Gaza menyampaikan bahwa masih banyak korban tertimbun reruntuhan bangunan.

Mereka terjebak—di bawah tembok yang runtuh, di jalanan yang hancur—sementara tim penyelamat kewalahan dan tak mampu menjangkau semua titik. Gaza tak hanya kehabisan obat, tapi juga waktu.

Agresi ini kembali memanas sejak 18 Maret 2025, usai Israel membatalkan sepihak gencatan senjata yang sempat berlaku awal tahun.

Sejak hari kelam itu, 6.964 orang kembali tewas, dan 24.576 lainnya luka-luka. Korban terus berjatuhan, seolah tak ada esok.

Baca Juga: GAZA KEHAUSAN: Krisis Air Bersih Mencapai Titik Nadir di Tengah Kepungan Perang

Baca Juga: Tenda Pengungsi Jadi Kuburan: Genosida di Gaza Berlanjut, 78 Warga Palestina Tewas

Tak tinggal diam, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) pada November 2024 lalu telah menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap PM Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant, atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Tak hanya itu, Israel kini juga harus menghadapi gugatan atas tuduhan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ). Dunia menanti, tapi Gaza terus berdarah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *