Geger Palembang! Mahasiswa Asal Muara Enim Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Hidung Berdarah

Geger Palembang! Mahasiswa Asal Muara Enim Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Hidung Berdarah

Geger Palembang! Mahasiswa Asal Muara Enim Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Hidung Berdarah. (Poto: ist/ist)

PALEMBANG, LINTASSRIWIJAYA.COM — Warga Palembang digegerkan dengan kabar duka. Seorang mahasiswa asal Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, bernama M Gizka Shifa Alqi (20) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya.

Kondisinya bikin merinding, karena saat ditemukan, darah terlihat mengalir dari hidungnya.

Baca Juga: Penemuan Mayat di Area Pabrik Kelapa Sawit Muara Beliti, Diduga Karena Penyakit Kambuh

Kapolsek Kertapati AKP Angga Kurniawan membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, kami mendapat laporan adanya penemuan mayat seorang laki-laki di kamar kosnya. Dari identitas yang ditemukan, korban merupakan seorang mahasiswa asal Muara Enim,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (21/8/2025).

Semuanya berawal dari rasa curiga seorang teman kos, Farhan, yang merasa janggal karena sudah dua hari Alqi tak ada kabar. Farhan yang tengah PKL kemudian meminta tolong ke temannya, Arip Alfarizi, untuk memastikan keadaan korban.

“Setelah dicek, ternyata pintu kamar korban terkunci dari dalam. Kemudian teman korban (Arip) meminjam kunci kosan tersebut ke ibu kos untuk memastikan keadaan korban,” jelas Angga.

Tapi pintu itu tetap terkunci rapat. Dari balik ventilasi, Arip akhirnya melihat sosok Alqi terbaring kaku, mengenakan kaos hitam dan celana pendek. Panik, mereka pun berusaha membuka paksa jendela dengan obeng.

“Teman korban langsung memanggil tetangga dan meminjam obeng untuk membuka paksa jendela. Korban kemudian ditemukan sudah tak bernyawa dengan darah dari hidungnya. Pihak kosan kemudian langsung menghubungi keluarga korban,” lanjut Angga.

Yang bikin makin pilu, ternyata tiga hari sebelum kejadian, seorang teman bernama Aditia (22) sempat menginap bersama Alqi di kos tersebut. Saat pulang pada 19 Agustus pagi, kondisi Alqi masih sehat.

“Keluarga korban menolak autopsi di RS Bhayangkara. Saat ini almarhum sudah dibawa ke Muara Enim untuk disemayamkan di tempat keluarganya,” tutup Angga. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *