Iran Serang Pangkalan Militer AS di Qatar, Ketegangan Meningkat. (Poto: ist/ist)
LINTASSRIWIJAYA.COM – Iran meluncurkan serangan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, markas militer utama Amerika Serikat di kawasan Teluk, pada Senin (23/6/2025).
Aksi ini menandai eskalasi besar dalam ketegangan antara Teheran dan Washington, menyusul serangan udara AS terhadap tiga fasilitas nuklir Iran pada akhir pekan lalu.
Baca Juga: Listrik Mati Terancam Gelap Gulita, Iran Hujani Israel dengan Rudal
Baca Juga: Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran, Simbol Balas Dendam atas Serangan Israel
Media pemerintah Iran, Press TV, melaporkan bahwa serangan tersebut merupakan bagian dari operasi militer yang diberi nama Bashayer Al-Fath, yang berarti “Kabar Gembira Kemenangan.”
“Angkatan Bersenjata Iran melancarkan serangan rudal yang dahsyat dan kuat terhadap Pangkalan Al Udeid di Qatar sebagai respons atas agresi Amerika Serikat,” demikian pernyataan dalam laporan tersebut.
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyebut jumlah rudal yang ditembakkan sebanding dengan jumlah bom yang dijatuhkan AS dalam serangan terhadap fasilitas nuklir Iran.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu dan menyatakan bahwa aksi ini merupakan pesan langsung kepada Washington dan para sekutunya.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik 3 Persen Usai Serangan AS ke Fasilitas Nuklir Iran
Baca Juga: Jurnalis Iran Ungkap Alasan Teheran Belum Balas Serangan AS ke Fasilitas Nuklir
“Pesan kami kepada Gedung Putih dan para sekutunya jelas — Iran tidak akan membiarkan setiap bentuk agresi terhadap kedaulatan dan wilayah kami tanpa balasan,” tegas IRGC dalam pernyataan resminya.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat serangan tersebut, dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Kantor berita resmi Iran, IRNA, juga melaporkan bahwa serangan serupa diluncurkan secara bersamaan ke beberapa pangkalan militer AS di Irak. Namun, rincian mengenai serangan tersebut masih belum tersedia.
Merespons situasi yang memanas, Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengumumkan bahwa sirene peringatan dibunyikan di seluruh negeri. Warga diminta segera berlindung di dalam bangunan atau tempat aman hingga situasi dinyatakan terkendali.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar mengecam keras serangan Iran, menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan nasional, wilayah udara Qatar, hukum internasional, dan Piagam PBB.
“Qatar berhak mengambil langkah balasan yang proporsional dan segera atas agresi terang-terangan ini, sesuai dengan ketentuan hukum internasional,” demikian pernyataan resmi tersebut. ***
