Kebakaran Hebat di Desa Rantau Dodor, Dua Rumah Ludes, Enam Rumah Rusak Berat. (Poto: ist/BPBD Empat Lawang)
EMPAT LAWANG, LINTASSRIWIJAYA.COM – Kebakaran hebat melanda Desa Rantau Dodor, Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, pada Selasa (4/2) malam.
Api yang diduga berasal dari korsleting listrik di rumah salah satu warga dengan cepat membesar dan menghanguskan dua rumah serta merusak enam rumah lainnya.
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Rumah di Kelurahan Senalang, Lubuklinggau
Baca Juga: Polisi Gelar Olah TKP Kebakaran Gudang Logistik Pemilu di Lubuklinggau, Gunakan Drone untuk Analisis
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.46 WIB. Petugas pemadam kebakaran menerima laporan sekitar pukul 21.55 WIB dan segera meluncur ke lokasi kejadian.
Tiga armada pemadam dikerahkan, yaitu satu unit dari Zona II Pendopo, satu unit dari Zona IV Ulu Musi, dan satu unit dari Zona III Muara Pinang.
Tim pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 22.20 WIB dan bersama warga berupaya memadamkan kobaran api. Setelah sekitar 1,5 jam, api akhirnya berhasil dikendalikan.
Dampak Kebakaran
Kebakaran ini menghanguskan dua rumah milik Ruslan (1 Kepala Keluarga, 5 Jiwa) dan Rosidi (2 Kepala Keluarga, 8 Jiwa)
Sementara itu, enam rumah lainnya mengalami kerusakan berat, di antaranya:
Asan (1 KK, 5 Jiwa)
Sardi (1 KK, 5 Jiwa)
Aidit (1 KK, 3 Jiwa)
Vera (1 KK, 3 Jiwa)
Cekyi (1 KK, 2 Jiwa)
Tomi (1 KK, 2 Jiwa)
Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar. Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, namun sejumlah warga mengalami kerugian harta benda yang cukup besar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari BPBD Empat Lawang, api pertama kali terlihat di rumah milik Ruslan.
” Diduga, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah lainnya, mengingat material bangunan yang mudah terbakar”, kata Plt Kepala BPD Empat Lawang melalui Kabid RR Harry Pratama, SE., MM
Petugas pemadam kebakaran yang mendapat laporan segera menuju lokasi dan tiba sekitar 30 menit kemudian.
“Dengan bantuan masyarakat, proses pemadaman berlangsung selama lebih dari satu jam sebelum api benar-benar berhasil dipadamkan”, ungkapnya
Baca Juga: Kebakaran Hebat Hanguskan 5 Hektare Perkebunan Karet dan Sawit di Empat Lawang
Upaya Penanganan dan Bantuan
Saat ini, warga yang terdampak masih dalam kondisi mengungsi dan membutuhkan bantuan. Pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan dinas sosial, diharapkan segera memberikan bantuan untuk meringankan beban para korban.
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik. Pemeriksaan rutin terhadap kondisi listrik di rumah masing-masing menjadi langkah penting dalam mencegah insiden serupa di masa mendatang. (Pad)
