LINTASSRIWIJAYA.COM — Jumlah korban tewas akibat kelaparan dan malnutrisi di Jalur Gaza melonjak menjadi 18 jiwa hanya dalam 24 jam terakhir.
Data ini mencerminkan memburuknya krisis kemanusiaan akibat blokade dan agresi Israel yang masih terus berlangsung, menurut laporan kantor berita Palestina, WAFA, pada Senin (21/7/2025).
Baca Juga: UNRWA Tuding Israel Gunakan Kelaparan Sebagai Senjata Perang di Gaza
Baca Juga: Inggris Digugat karena Dinilai Lalai dan Tolak Evakuasi Medis Anak-Anak Gaza
Sumber medis melaporkan bahwa rumah-rumah sakit di Gaza kini menerima ratusan pasien setiap hari yang mengalami gejala parah akibat kelaparan, termasuk kelelahan akut, kehilangan daya ingat, dan tubuh sangat lemas.
Situasi makin genting karena keterbatasan tempat tidur serta pasokan medis yang nyaris habis.
Hingga saat ini, total korban meninggal akibat kelaparan tercatat mencapai 86 orang, yang terdiri atas 76 anak-anak. Mayoritas korban berasal dari wilayah utara Gaza, tempat sekitar 17.000 anak menderita malnutrisi akut.
Sebanyak 800 anak dilaporkan dalam kondisi malnutrisi parah dan kritis, sehingga terancam kehilangan nyawa.
Direktur Kompleks Medis Al-Shifa menyatakan bahwa tenaga medis telah bekerja tanpa makan selama lebih dari 24 jam. Ia memperingatkan bahwa jumlah kematian kemungkinan besar akan meningkat drastis dalam beberapa jam ke depan.
Baca Juga: Bayi Palestina Meninggal karena Kelaparan di RS Al-Shifa, 116 Tewas di Gaza
Baca Juga: Korban Tewas di Gaza Tembus 58 Ribu, Serangan Israel Berlanjut
“Kita menghadapi genosida yang terorganisir melalui kelaparan,” tegasnya.
Sementara itu, Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) sebelumnya melaporkan bahwa tingkat malnutrisi pada anak-anak di bawah usia lima tahun telah meningkat dua kali lipat.
Organisasi tersebut telah melakukan sekitar 74.000 pemeriksaan antara Maret hingga Juni, yang menunjukkan peningkatan tajam kasus malnutrisi akut.
Saat ini, rumah sakit di Gaza berada dalam kondisi hampir lumpuh total.
Baca Juga: Gempuran Israel Tewaskan 41 Warga Palestina, Gaza di Ambang Bencana Kelaparan
Baca Juga: UNRWA Desak Israel Cabut Larangan Media Internasional Masuk Gaza: Disinformasi Mengganas
Blokade yang diberlakukan oleh Israel terus menghambat masuknya bantuan pangan, obat-obatan, dan bahan bakar, yang berdampak langsung pada potensi runtuhnya sistem kesehatan serta peningkatan angka kematian dalam waktu dekat. ***
