Listrik Mati Terancam Gelap Gulita, Iran Hujani Israel dengan Rudal

Listrik Mati Terancam Gelap Gulita, Iran Hujani Israel dengan Rudal

Listrik Mati Terancam Gelap Gulita, Iran Hujani Israel dengan Rudal. (Poto: ist/ist)

Listrik Mati Terancam Gelap Gulita, Iran Hujani Israel dengan Rudal. (Poto: ist/ist)

LINTASSRIWIJAYA.COM – Gelombang serangan rudal kembali mengguncang Israel pada Senin (23/6/2025), kali ini menyasar wilayah utara dan selatan negara tersebut.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi bahwa sejumlah rudal tambahan telah diluncurkan dari Iran, dan sebagian besar berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara.

Baca Juga: Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran, Simbol Balas Dendam atas Serangan Israel

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik 3 Persen Usai Serangan AS ke Fasilitas Nuklir Iran

Namun, satu rudal dilaporkan jatuh di dekat fasilitas strategis milik Perusahaan Listrik Israel (IEC), menyebabkan gangguan pasokan listrik di beberapa komunitas.

“Militer meminta publik untuk segera masuk ke ruang perlindungan dan tetap berada di sana hingga pemberitahuan lebih lanjut,” demikian peringatan resmi IDF kepada warga, dikutip dari CNN International.

Mengutip laporan Ynet News yang bersumber dari pernyataan militer, Iran menembakkan delapan rudal dalam empat gelombang selama satu jam.

Meskipun sebagian besar berhasil dihancurkan di udara, satu rudal mencapai wilayah selatan Israel dan jatuh dekat infrastruktur vital milik IEC, mengakibatkan pemadaman listrik berskala lokal.

“Gelombang rudal dari Iran mengganggu suplai listrik ke beberapa komunitas di wilayah selatan,” ujar IEC dalam pernyataan tertulis. “Serangan tersebut menghantam area yang berdekatan dengan fasilitas infrastruktur strategis.”

Baca Juga: Jurnalis Iran Ungkap Alasan Teheran Belum Balas Serangan AS ke Fasilitas Nuklir

Baca Juga: Menlu Iran Kunjungi Rusia Bahas Serangan AS-Israel ke Fasilitas Nuklir

Menteri Energi Israel menyatakan bahwa sekitar 8.000 rumah terdampak pemadaman. Namun, ia optimis pemulihan bisa diselesaikan dalam waktu tiga jam.

Tim teknis dari IEC telah dikerahkan ke lokasi terdampak untuk memperbaiki kerusakan dan memastikan keselamatan area, bekerja sama dengan pasukan keamanan.

Sementara itu, sirene peringatan sempat terdengar di berbagai wilayah utara Israel, tak lama setelah sistem radar militer mendeteksi ancaman rudal. IDF mengerahkan unit darurat ke sejumlah titik untuk menangani proyektil yang jatuh.

Juru bicara kepolisian mengatakan bahwa unit penjinak bom dan petugas keamanan telah diturunkan untuk melakukan penyisiran dan verifikasi dampak.

“Sampai saat ini belum ada laporan korban luka atau kerusakan parah,” ujarnya. “Namun, kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi lokasi jatuhnya proyektil dan mematuhi semua instruksi keamanan.”

Baca Juga: Iran Diduga Ketahui Rencana Serangan AS, Cadangan Uranium Dipindahkan ke Lokasi Rahasia

Baca Juga: Iran Eksekusi Mata-Mata Mossad: Majid Mosayebi Dihukum Gantung karena Tuduhan Spionase

Beberapa kawasan permukiman yang sebelumnya diminta tetap berlindung kini telah diizinkan keluar setelah otoritas memastikan situasi aman. Meski demikian, kondisi di lapangan masih sangat dinamis, dan warga tetap diminta meningkatkan kewaspadaan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *