Mobil Pickup Bermuatan Ikan Disambar KA Babaranjang di Muara Enim, Sopir Terpental

Mobil Pickup Bermuatan Ikan Disambar KA Babaranjang di Muara Enim, Sopir Terpental

Mobil Pickup Bermuatan Ikan Disambar KA Babaranjang di Muara Enim, Sopir Terpental. (Poto: ist/ist)

MUARA ENIM, LINTASSRIWIJAYA.COM – Kecelakaan lalu lintas antara mobil Suzuki pickup bermuatan ikan dan Kereta Api (KA) Babaranjang terjadi di perlintasan kereta api Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Selasa, 5 Agustus 2025, sekitar pukul 04.57 WIB.

Mobil bernomor polisi BG 9195 TF yang dikemudikan Alex Sandra (31), warga Dusun II, Desa Tanjung Raman, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim, saat itu tengah dalam perjalanan dari Muara Enim menuju Palembang untuk mengirim ikan.

Baca Juga: Viral! Mobil Pick Up Terguling Bawa Emak-Emak di Gowa, Sulsel

Baca Juga: Pria ini Ditangkap Polisi Setelah Berhasil Mencuri Mobil Pick-up, Terancam 7 Tahun Penjara

Baca Juga: Aksi Pencurian Pipa Pertamina di Prabumulih Gagal Total, 2 Pelaku Diciduk, 2 Kabur!

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat mobil melintas di tengah rel kereta api. Secara bersamaan, KA Babaranjang No. 4139 yang melaju dari arah Lampung menuju Tanjung Enim datang dengan kecepatan tinggi dan menghantam bagian belakang bak mobil.

Akibat tabrakan tersebut, pengemudi mobil terpental keluar dari kendaraan hingga ke jalan lintas. Korban mengalami luka lecet di bagian belakang telinga dan pipi kiri, serta mengeluhkan sesak dan nyeri di dada. Ia kemudian dilarikan ke Puskesmas Gunung Megang untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolres Muara Enim, AKBP Jhoni Eka Putra, melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang membenarkan kejadian tersebut.

“Personel Polsek Gunung Megang sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP,” ujar Situmorang dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Rabu, 6 Agustus 2025.

AKP Situmorang menjelaskan, dugaan sementara kecelakaan disebabkan oleh kelalaian penjaga perlintasan yang tidak menutup palang pintu saat kereta melintas.

“Saat bersamaan, kereta datang dan menabrak bagian belakang mobil. Diduga petugas palang tidak menutup pintu perlintasan, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari,” terangnya. ***

 

(source: rmol.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *