Sadis! Baru Beberapa Hari Kapolres Baru Menjabat, Aksi Begal Bersenjata Terjadi di OKU Timur

Sadis! Baru Beberapa Hari Kapolres Baru Menjabat, Aksi Begal Bersenjata Terjadi di OKU Timur

Sadis! Baru Beberapa Hari Kapolres Baru Menjabat, Aksi Begal Bersenjata Terjadi di OKU Timur. (Poto: ist/ist)

OKU TIMUR, LINTASSRIWIJAYA.COM – Upaya Polres OKU Timur dalam menekan aksi kriminalitas, khususnya Pencurian dengan Kekerasan (Curas) atau begal, tampaknya menghadapi tantangan serius.

Belum genap sepekan Kapolres OKU Timur yang baru, AKBP Adik Listiyono, SIK, MH menjabat, aksi begal bersenjata kembali terjadi di wilayah hukumnya.

Baca Juga: Ibu dan Anak Jadi Korban Begal Sadis di Prabumulih, Dua Pelaku Ditangkap

Baca Juga: Residivis Begal Asal Bengkulu Ditangkap di Lubuklinggau Saat Hendak Beraksi

Aksi kejahatan itu terjadi pada Senin (14/7/2025) sekitar pukul 05.10 WIB dan menimpa seorang petani bernama Supriyanto (28), warga Desa Karang Endah, Kecamatan Semendawai Suku II. Korban mengalami luka tembak di bahu kanan akibat serangan brutal para pelaku.

Kapolsek Buay Madang, AKP Sofyan Ardeni menjelaskan, insiden bermula saat korban bersama istri dan anaknya berangkat dari rumah menuju Baturaja, Kabupaten OKU, sekitar pukul 04.15 WIB menggunakan sepeda motor Honda Beat Street BG 6103 YAQ.

Saat melintas di jalan raya Desa Tanjung Bulan, korban dipepet oleh empat orang pelaku yang mengendarai dua sepeda motor jenis Honda Beat.

Para pelaku mencoba merebut kunci sepeda motor, namun korban tetap melaju hingga masuk ke Dusun Tanjung Rejo sembari berteriak “rampok… rampok!”

“Korban akhirnya berhenti di halaman Masjid Nurul Hidayah Dusun III dan langsung masuk ke dalam masjid untuk meminta pertolongan. Saat itu ada delapan orang jemaah yang tengah menunaikan salat Subuh,” terang Kapolsek, Selasa (15/7/2025).

Baca Juga: Pembegalan di Perbatasan Lahat-Empat Lawang, Dua Remaja Empat Lawang Jadi Korban

Baca Juga: Mahasiswi di Lubuklinggau Jadi Korban Begal Payudara di Jalan Sepi, Polisi Siapkan Patroli Malam

Usai meminta tolong, korban kembali keluar masjid dan berusaha mempertahankan sepeda motornya.

Namun, para pelaku menodongkan dua pucuk senjata api rakitan ke arah warga dan menembakkan satu peluru ke tanah, lalu satu peluru ke arah korban hingga mengenai pergelangan tangannya.

Setelah melumpuhkan korban, pelaku membawa kabur sepeda motor dengan cara menyetepnya.

Sementara warga segera membawa korban ke UPTD Puskesmas Sukaraja untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka tembak yang dialaminya.

Mendapat laporan tersebut, anggota piket Polsek Buay Madang segera menuju puskesmas untuk mengecek kondisi korban, sementara tim lainnya melakukan pengejaran. Sayangnya, para pelaku sempat menghilang.

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi keempat pelaku yakni H alias L, K alias J, dan N alias T yang kini berstatus DPO. Satu pelaku lainnya, yakni Afriyanto alias Angkut (26), berhasil diringkus. Ia merupakan warga Dusun III Tanjung Rejo, Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Buay Madang.

Baca Juga: Keluarkan Senpi, Begal Sadis di Palembang Ditembak Mati, Rekan Pelaku Telah Ditangkap

Baca Juga: Dua Begal Gasak Motor di Lubuklinggau, Korban Alami Kekerasan

“Saat ini, tersangka Angkut sudah diamankan di Polsek Buay Madang untuk pengembangan lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan,” tegas Kapolsek.

Dalam pemeriksaan, Angkut mengakui perbuatannya. “Iya pak, saya melakukannya bersama tiga teman saya. Kejadiannya subuh di Dusun III Tanjung Rejo,” ucapnya dengan kepala tertunduk. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *