SMA Taruna Nusantara Hadir di Pagar Alam, Peletakan Batu Pertama Digelar Awal Agustus

SMA Taruna Nusantara Hadir di Pagar Alam, Peletakan Batu Pertama Digelar Awal Agustus

SMA Taruna Nusantara Hadir di Pagar Alam, Peletakan Batu Pertama Digelar Awal Agustus. (Poto: ist/ist)

PAGAR ALAM, LINTASSRIWIJAYA.COM — Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan (Sumsel), bersiap menjadi lokasi kampus baru bagi sekolah unggulan nasional, SMA Taruna Nusantara. Peletakan batu pertama pembangunan kampus ini dijadwalkan berlangsung pada awal Agustus 2025.

SMA Taruna Nusantara merupakan sekolah berasrama (boarding school) di bawah naungan Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan (YPPSDP) Kementerian Pertahanan. Sekolah ini menerapkan Kurikulum Merdeka, sehingga tidak mengenal sistem penjurusan.

Baca Juga: Kemenag Sumsel Terus Cari Jemaah Haji Asal Pagar Alam yang Hilang di Tanah Suci

Baca Juga: Krisis Air Bersih Landa Pagar Alam, Warga Terpaksa Angkut Air dari Sungai

Selama ini, SMA Taruna Nusantara dikenal sebagai kawah candradimuka bagi para calon pemimpin masa depan. Banyak lulusannya yang berhasil meniti karier di berbagai bidang strategis, termasuk menjadi bagian dari jajaran Kabinet Merah Putih saat ini.

Kabid Perencanaan dan Konstruksi Kementerian Pertahanan, Kolonel Dwi Murni, beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa SMA Taruna Nusantara yang sebelumnya hanya ada di Magelang akan terus diperluas ke sejumlah daerah.

Langkah ini merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Saat ini, SMA Taruna Nusantara telah memiliki tiga kampus di Magelang, Malang, dan Cimahi. Pada tahun 2025, direncanakan pembangunan tiga kampus tambahan, yakni di Pagar Alam (Sumsel), Ibu Kota Nusantara (IKN – Kalimantan Timur), dan Langowan (Minahasa, Sulawesi Utara).

Baca Juga: Kasat Narkoba Pagar Alam Apresiasi Penangkapan Eks Polisi Pengedar Narkoba oleh Polda Sumsel

Baca Juga: Empat Pendaki Muda Pagar Alam Di-blacklist Setahun Gegara Nekat Turun ke Kawah Dempo

Di Kota Pagar Alam, tahap pertama pembangunan akan dilakukan di atas lahan seluas 20 hektare yang berlokasi di dekat Bandara Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan.

Pembangunan meliputi fasilitas seperti main hall, laboratorium, ruang kelas, asrama, ruang makan, dapur, dan fasilitas pendukung lainnya.

Dari total 20 lebih bangunan yang direncanakan, delapan bangunan inti akan mulai dibangun pada tahun ini.

Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, menyampaikan bahwa peletakan batu pertama dijadwalkan pada awal Agustus 2025.

Ia menegaskan, kehadiran SMA Taruna Nusantara di Pagar Alam merupakan buah dari perjuangan panjang, mengingat hanya lima kota yang terpilih sebagai lokasi pembangunan sekolah unggulan tersebut.

Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok Meroket, Petani Pagar Alam Kian Terhimpit

Baca Juga: Polres Pagar Alam Gelar Razia Skala Besar, 25 Pelanggar Lalu Lintas Ditegur

Menurut Ludi, keberadaan SMA Taruna Nusantara bukan sekadar menambah jumlah sekolah. Lebih dari itu, kehadiran sekolah bergengsi ini diharapkan dapat menjadi pendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, memperkuat karakter, serta menanamkan semangat bela negara bagi generasi muda Pagar Alam.

Gambaran Kota Pagar Alam

Dirangkum dari Erakini, Kamis (24/7/2025), Kota Pagar Alam dikenal dengan moto Sejuk, Aman, Ramah. Terletak di kaki Gunung Dempo, kota ini memiliki udara yang sejuk, tanah yang subur, serta dikenal sebagai penghasil kopi dan sayur mayur.

Pagar Alam resmi berdiri sebagai kotamadya melalui Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2001, setelah sebelumnya menjadi bagian dari Kabupaten Lahat.

Kota ini memiliki luas wilayah sekitar 633,66 km², terbagi dalam lima kecamatan: Dempo Selatan, Dempo Tengah, Dempo Utara, Pagar Alam Selatan, dan Pagar Alam Utara. Jaraknya sekitar 298 km dari Kota Palembang, dan 60 km di sebelah barat daya Kabupaten Lahat.

Meskipun berstatus kota kecil, Pagar Alam menyimpan beragam destinasi wisata alam yang menakjubkan. Kota ini dikelilingi oleh pegunungan hijau, taman nasional, dan air terjun yang memikat.

Baca Juga: Wajib Masuk Bucket List! 10 Tempat Wisata Pagar Alam yang Bikin Kamu Susah Move On

Baca Juga: Harga Kopi Robusta di Pagar Alam Turun ke Rp48 Ribu per Kilogram, Petani Tetap Bertahan

Beberapa objek wisata unggulan antara lain: Gunung Dempo, Tangga 2001, Tugu Rimau, Tebat Gheban, Tebat Muara Tenang, Liku Lematang, Dempo Magnet, Dempo Park, Hutan Bambu, Cughup Air Karang, Cughup Embun, Cughup Tujuh Kenangan, hingga penangkaran rusa.

Menurut data dari laman resmi Pemkot Pagar Alam, jumlah penduduk mencapai 126.181 jiwa dengan kepadatan sekitar 199 jiwa/km². Mayoritas penduduknya menganut agama Islam, disusul Protestan, Buddha, dan Hindu.

Kota ini juga dihuni oleh berbagai etnis, selain suku asli Besemah, terdapat pula suku Jawa, Minang, Batak, hingga keturunan Arab-Indonesia dan India-Indonesia. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *