Tumpukan Sampah Menghiasi Jalan Protokol Abubakardin, Dugaan Aksi Mogok Petugas Kebersihan. (Poto: Padri/lintassriwijaya.com)
EMPAT LAWANG, LINTASSRIWIJAYA.COM — Pemandangan kurang sedap terlihat di sepanjang jalan protokol Abubakardin, Pasar Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.
Tumpukan sampah tampak menggunung di beberapa titik, seperti di atas trotoar pembatas jalan jalur dua, di jembatan Pulo Mas, dan di simpang Lorong Talang Padang.
Baca Juga: Tumpukan Sampah Menggunung di TPA Bukit Kecil, UPTD Sebut Alat Berat Rusak
Diduga, keberadaan tumpukan sampah ini merupakan bentuk kekecewaan dari petugas kebersihan terhadap instansi terkait.

Pasalnya, mereka mengaku sudah tiga bulan tidak menerima gaji, sementara kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri semakin mendesak.
“Itu memang petugas kebersihan tidak bekerja karena tidak gajian, jadi kami kompak tidak mau bekerja. Padahal kami sangat menanti-nantikan gajian dikarenakan sebentar lagi mau Lebaran, bagaimana mau mendapatkan piagam adipura kalau kondisinya begini,” ujar salah satu petugas kebersihan yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (29/3/2025).

Situasi ini tentu menjadi perhatian masyarakat setempat, mengingat sampah yang menumpuk tidak hanya menimbulkan bau tak sedap, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan dan keindahan lingkungan.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah untuk menyelesaikan permasalahan ini, terutama dalam hal pembayaran gaji petugas kebersihan agar mereka dapat kembali bekerja dan lingkungan tetap bersih menjelang Idul Fitri.
Namun, warga berharap ada solusi cepat agar permasalahan ini tidak berlarut-larut dan kota kembali bersih serta nyaman bagi masyarakat.
Mengingat jalan tersebut merupakan jalan lintas sumatera yang digunakan para pemudik untuk melintas, sangat disayangkan jika kondisi tersebut tetap dibiarkan yang dapat mencoreng nama baik kabupaten Empat Lawang.
” Malu lah dengan pemudik yang lewat disini, sedangkan yang lewat jalan ini bukan hanya masyarakat Empat Lawang melainkan masyarakat dari luar daerah juga” , ungkap Jhon Warga Empa Lawang. (Pad)
