Tragis! 185 Warga Gaza Meninggal karena Kelaparan, Termasuk 12 Anak

Tragis! 185 Warga Gaza Meninggal karena Kelaparan, Termasuk 12 Anak

Tragis! 185 Warga Gaza Meninggal karena Kelaparan, Termasuk 12 Anak. (Poto: ist/dok aljazeera.net)

GAZA, LINTASSRIWIJAYA.COM — Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza melaporkan sebanyak 185 orang, termasuk 12 anak-anak, meninggal dunia akibat kelaparan sepanjang bulan Agustus.

Angka tersebut menjadi jumlah korban kelaparan tertinggi dalam satu bulan sejak perang Israel di wilayah itu dimulai hampir dua tahun lalu.

Baca Juga: Es Krim Antibiotik: Potret Pahit Masa Kecil Anak Gaza di Tengah Perang

Baca Juga: Mark Ruffalo: Kelaparan di Gaza Bukan Tragedi Alam, Tapi Kejahatan terhadap Kemanusiaan

Menurut pernyataan resmi kementerian pada Selasa (2/9/2025), sekitar 70 dari total korban jiwa tercatat setelah badan pemantau pangan dunia Integrated Food Security Phase Classification (IPC), yang didukung oleh PBB, secara resmi menyatakan Gaza sebagai zona kelaparan pada bulan lalu.

Pejabat kesehatan juga mengungkapkan bahwa lebih dari 43.000 anak berusia di bawah lima tahun mengalami malnutrisi. Selain itu, sekitar 55.000 ibu hamil dan menyusui terdampak serius akibat kekurangan gizi yang semakin memburuk.

Kondisi kesehatan ibu hamil pun kian memprihatinkan. Data terbaru menunjukkan 67 persen dari total ibu hamil di Gaza kini menderita anemia — angka tertinggi yang tercatat dalam beberapa tahun terakhir.

Kementerian memperingatkan dampak kelaparan akan semakin mengerikan apabila bantuan makanan dan pasokan medis darurat tidak segera disalurkan. Mereka menyoroti meningkatnya jumlah kematian akibat kelaparan sebagai tanda krisis yang memburuk dengan cepat.

Situasi Gaza Masih Memburuk

Sejak dimulainya operasi militer Israel pada Oktober 2023, lebih dari 63.500 warga Palestina dilaporkan tewas. Kampanye militer tersebut telah menyebabkan kehancuran luas di Jalur Gaza, yang kini menghadapi kelaparan, runtuhnya layanan dasar, serta krisis kemanusiaan berkepanjangan.

Baca Juga: Israel Gandeng Influencer untuk Tutupi Fakta Kelaparan Gaza, Warga Sebut Sandiwara

Pada November 2024, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang serta kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga tengah menghadapi gugatan kasus genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait operasinya di wilayah tersebut. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *